
Wakil Bupati Kabupaten Kapuas Hulu, Antonius L. Ain Pamero, S.H meninjau hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMA sederajat di sekitar kota Putussibau, Senin (4/4/2016). Wakil Bupati Kabupaten Kapuas Hulu mengatakan Ujian Nasional merupakan kewajiban bagi peserta, walau pun bukan penentu kelulusan. Ujian Nasional merupakan tolak ukur bagaimana kemampuan siswa untuk mengerjakan soal tingkat nasional.
Wakil Bupati Kapuas Hulu mengatakan Ujian Nasional Berbasis Komputer kali ini merupakan ujicoba untuk perserta Ujian Nasional. Hal ini akan menjadi motor kedepan untuk sekolah yang lainnya. “Sekarang sudah zamannya teknologi, kalau perlu semua sekolah di Kabupaten Kapuas Hulu bisa lakukan Ujian Nasional Berbasis Komputer akan tetapi perlu di tunjang dengan perhatian yang memadai.” .
Sehubungan dengan Ujian Nasional Berbasis Komputer, Wakil Bupati Kapuas Hulu berharap ada penyesuaian terhadap perkembangan teknologi. Ujian Nasional Berbasis Komputer akan memberikan hasil murni sesuai kemampuan siswa, standar nilainya tinggi, sesuai standar nasional. "Harapan kita pendidikan Kabupaten Kapuas Hulu khususnya SMA bisa ditangani dengan baik oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kapuas Hulu, Mauluddin, memastikan tidak ada kendala pada sekolah penyelenggara pelaksanaan Ujian Nasional. "Daerah yang dilanda banjir pun tidak ada hambatan dalam pelaksanaan Ujian Nasional." Terkait soal dan lembar jawaban test Ujian Nasional tertulis semua tidak ada kendala. Keseluruhan peserta Ujian Nasional SMA/MA/SMA LB berjumlah 2.218 sedangkan SMK 183.
(Yohanes/Dishubkominfo Kab. KH)